Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 September 2009
PROFIL DAN LAMBANG "BICARA"
PROFIL “BICARA”
Nama Wadah Komunikasi/Perkumpulan
Nama Wadah Komunikasi ini adalah “BICARA” yang merupakan akronim dari Berikan Inspirasi Untuk Bhina Caraka.
Berdiri
“BICARA” dibentuk pada tanggal 12 Juli 2009.
Sekretariat
Sanggar Marching Band Bhina Caraka (MBBC) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jalan Jenderal A. Yani By Pass – Jakarta Timur.
Tujuan
Tujuan dibentuknya “BICARA” adalah :
Sebagai wadah komunikasi, dan silaturahmi serta sarana pertukaran informasi baik diantara Keluarga Besar*) MBBC yang pernah aktif di masa lalu, maupun dengan Keluarga Besar MBBC yang aktif saat ini.
*) Keluarga Besar : Semua unsur yang terlibat di dalam MBBC.
Mendukung penuh dan berperan serta aktif melalui program kerja/kegiatan dan tindakan dalam segala kegiatan MBBC, baik secara internal maupun eksternal.
Turut berperan aktif mengharumkan dan menjaga nama besar MBBC.
Keanggotaan
Keanggotaan “BICARA” bersifat terbuka dan sukarela bagi siapa saja yang memiliki kecintaan dan mau berkorban bagi MBBC.
Program Kerja
• Jangka pendek :
Mengadakan pertemuan internal rutin minimal satu kali dalam satu bulan
Mengadakan kegiatan bersifat insidental yang menyesuaikan dengan program kerja unit MBBC
• Jangka panjang :
Melaksanakan kegiatan yang menyesuaikan dengan program kerja unit MBBC
Melaksanakan kegiatan mandiri
Struktur
• Pembina : Pembina MBBC
• Penasehat : Ketua MBBC
• Dewan Kehormatan : Para Pengurus MBBC
• Koordinator 1 : Dhudy Wibowo
• Koordinator 2 : Ade Supadmi
• Sekretaris : Rizky Amrullah
• Bendahara : Winny Dassen
• Bidang Humas : Imelda Wan Salim
• Bidang Kreatif dan Wirausaha : Endang
• Bidang Acara : Donnie S
• Bidang Dokumentasi : Ihsan A
• Bidang Umum : Wisnu
LAMBANG
Penjelasan Makna Unsur Lambang :
1. Lambang Unit Marching Band Bhina Caraka (MBBC)
2. Tulisan “BICARA” berwarna merah
• Menunjukkan nama wadah komunikasi/perkumpulan dengan warna merah yang bermakna kekuatan, semangat dan keberanian terutama dalam memberikan dukungan pada MBBC.
• Tertulis secara horizontal, memiliki makna kedudukan yang sama dan sejajar diantara semua anggota, namun tetap mengedepankan etika dan sopan santun
• Garis pemisah yang samar, untuk menggambarkan adanya dua unsur dalam “BICARA”, yaitu unsur alumni dan para pencinta MBBC
3. Tulisan “BERIKAN INSPIRASI UNTUK BHINA CARAKA”
• Merupakan kepanjangan dari akronim “BICARA”
• Berbentuk melengkung, melambangkan sebentuk senyuman yang bermakna sifat keanggotaan yang terbuka dan sukarela serta rasa cinta dan kecintaan pada MBBC
• Tulisan yang bersambung, merefleksikan hubungan yang harmonis dan semangat kerja sama serta kebersamaan dalam berbagai suasana
4. Tali bersimpul mati berwarna merah
• Menjelaskan bahwa pada awal mula berdirinya, MBBC merupakan organisasi kepramukaan, dan identik dengan tali-temali dan simpul sebagai salah satu bagian kegiatannya. Merah juga melambangkan rasa percaya diri dan kebanggaan menjadi bagian dari MBBC
• Berbentuk lingkaran dengan kedua ujungnya disambungkan dengan simpul mati yang erat, menunjukkan kesempurnaan eratnya rasa kekeluargaan, mencintai, memiliki dan kuatnya tali silaturahmi serta ikatan batin diantara keluarga besar MBBC
• Terdiri dari ulir berjumlah 78 (tujuh puluh delapan) dan 19 (Sembilan belas) efek bayangan, melambangkan tahun kelahiran MBBC yaitu tahun 1978.
Nama Wadah Komunikasi/Perkumpulan
Nama Wadah Komunikasi ini adalah “BICARA” yang merupakan akronim dari Berikan Inspirasi Untuk Bhina Caraka.
Berdiri
“BICARA” dibentuk pada tanggal 12 Juli 2009.
Sekretariat
Sanggar Marching Band Bhina Caraka (MBBC) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Kantor Pusat Bea dan Cukai, Jalan Jenderal A. Yani By Pass – Jakarta Timur.
Tujuan
Tujuan dibentuknya “BICARA” adalah :
Sebagai wadah komunikasi, dan silaturahmi serta sarana pertukaran informasi baik diantara Keluarga Besar*) MBBC yang pernah aktif di masa lalu, maupun dengan Keluarga Besar MBBC yang aktif saat ini.
*) Keluarga Besar : Semua unsur yang terlibat di dalam MBBC.
Mendukung penuh dan berperan serta aktif melalui program kerja/kegiatan dan tindakan dalam segala kegiatan MBBC, baik secara internal maupun eksternal.
Turut berperan aktif mengharumkan dan menjaga nama besar MBBC.
Keanggotaan
Keanggotaan “BICARA” bersifat terbuka dan sukarela bagi siapa saja yang memiliki kecintaan dan mau berkorban bagi MBBC.
Program Kerja
• Jangka pendek :
Mengadakan pertemuan internal rutin minimal satu kali dalam satu bulan
Mengadakan kegiatan bersifat insidental yang menyesuaikan dengan program kerja unit MBBC
• Jangka panjang :
Melaksanakan kegiatan yang menyesuaikan dengan program kerja unit MBBC
Melaksanakan kegiatan mandiri
Struktur
• Pembina : Pembina MBBC
• Penasehat : Ketua MBBC
• Dewan Kehormatan : Para Pengurus MBBC
• Koordinator 1 : Dhudy Wibowo
• Koordinator 2 : Ade Supadmi
• Sekretaris : Rizky Amrullah
• Bendahara : Winny Dassen
• Bidang Humas : Imelda Wan Salim
• Bidang Kreatif dan Wirausaha : Endang
• Bidang Acara : Donnie S
• Bidang Dokumentasi : Ihsan A
• Bidang Umum : Wisnu
LAMBANG
Penjelasan Makna Unsur Lambang :
1. Lambang Unit Marching Band Bhina Caraka (MBBC)
2. Tulisan “BICARA” berwarna merah
• Menunjukkan nama wadah komunikasi/perkumpulan dengan warna merah yang bermakna kekuatan, semangat dan keberanian terutama dalam memberikan dukungan pada MBBC.
• Tertulis secara horizontal, memiliki makna kedudukan yang sama dan sejajar diantara semua anggota, namun tetap mengedepankan etika dan sopan santun
• Garis pemisah yang samar, untuk menggambarkan adanya dua unsur dalam “BICARA”, yaitu unsur alumni dan para pencinta MBBC
3. Tulisan “BERIKAN INSPIRASI UNTUK BHINA CARAKA”
• Merupakan kepanjangan dari akronim “BICARA”
• Berbentuk melengkung, melambangkan sebentuk senyuman yang bermakna sifat keanggotaan yang terbuka dan sukarela serta rasa cinta dan kecintaan pada MBBC
• Tulisan yang bersambung, merefleksikan hubungan yang harmonis dan semangat kerja sama serta kebersamaan dalam berbagai suasana
4. Tali bersimpul mati berwarna merah
• Menjelaskan bahwa pada awal mula berdirinya, MBBC merupakan organisasi kepramukaan, dan identik dengan tali-temali dan simpul sebagai salah satu bagian kegiatannya. Merah juga melambangkan rasa percaya diri dan kebanggaan menjadi bagian dari MBBC
• Berbentuk lingkaran dengan kedua ujungnya disambungkan dengan simpul mati yang erat, menunjukkan kesempurnaan eratnya rasa kekeluargaan, mencintai, memiliki dan kuatnya tali silaturahmi serta ikatan batin diantara keluarga besar MBBC
• Terdiri dari ulir berjumlah 78 (tujuh puluh delapan) dan 19 (Sembilan belas) efek bayangan, melambangkan tahun kelahiran MBBC yaitu tahun 1978.
Jumat, 11 September 2009
BICARA MBBC (Berikan Inspirasi untuk Bhina Caraka)
Pada tanggal 28 Juni dan 12 Juli 2009 berlokasi di sanggar Marching Band Bhina Caraka (MBBC) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai telah dilaksanakan pertemuan yang diprakarsai oleh beberapa mantan pemain Marching Band Bhina Caraka. Pertemuan ini menghasilkan sebuah kesepakatan untuk membentuk sebuah organisasi sebagai wadah komunikasi dan silaturrahmi, baik diantara para mantan pemain maupun Keluarga Besar MBBC yang pernah aktif di masa yang telah lalu, maupun keluarga besar MBBC yang masih aktif saat ini.
Wadah ini mengambil nama BICARA MBBC yang memiliki makna “Berikan Inspirasi untuk Bhina Caraka”. Adapun tujuan utama dari dibentuknya organisasi ini disamping sebagai forum komunikasi dan silaturahmi, juga untuk memberikan dukungan penuh dalam segala kegiatan MBBC, baik secara internal maupun eksternal. Selain itu juga turut berperan serta aktif mengharumkan dan menjaga nama besar MBBC yang telah diraih melalui berbagai prestasi.
Bersama ini juga disampaikan pemberitahuan kepada seluruh insan Marching Band yang merasa pernah aktif di MBBC untuk bergabung bersama Kami, agar dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada MBBC, baik secara teknis maupun non teknis demi prestasi MBBC di masa yang akan datang.
Silakan menghubungi Contact Person Kami sbb : Rizky (Ais) : 021-91589593 / 08567904967 ; Dhudy : 081317614092 ; Imelda : 081311219234.- (dhw)
Wadah ini mengambil nama BICARA MBBC yang memiliki makna “Berikan Inspirasi untuk Bhina Caraka”. Adapun tujuan utama dari dibentuknya organisasi ini disamping sebagai forum komunikasi dan silaturahmi, juga untuk memberikan dukungan penuh dalam segala kegiatan MBBC, baik secara internal maupun eksternal. Selain itu juga turut berperan serta aktif mengharumkan dan menjaga nama besar MBBC yang telah diraih melalui berbagai prestasi.
Bersama ini juga disampaikan pemberitahuan kepada seluruh insan Marching Band yang merasa pernah aktif di MBBC untuk bergabung bersama Kami, agar dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada MBBC, baik secara teknis maupun non teknis demi prestasi MBBC di masa yang akan datang.
Silakan menghubungi Contact Person Kami sbb : Rizky (Ais) : 021-91589593 / 08567904967 ; Dhudy : 081317614092 ; Imelda : 081311219234.- (dhw)
Kamis, 12 Februari 2009
kurangi berat badan dengan tidur lebih lama
Kompas - Rabu, Februari 11
Paling tidak sudah ada dua lusinan penelitian yang menunjukkan bahwa orang cenderung menambah berat badan jika tidur kurang. Sanjay Patel, M.D, dari Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, melakukan studi selama 16 tahun, melibatkan hampir 70.000 wanita. Sanjay dan timnya mendapati bahwa sekitar 30 persen wanita yang tidur lima jam atau kurang dalam semalam bobotnya cenderung naik menjadi 13,6 kg daripada yang tidur lebih lama. Bahkan, beberapa ahli meyakini bahwa kurang tidur adalah salah satu penyebab epidemi obesitas di negara tersebut. Menurut National Sleep Foundation, rata-rata wanita tidur 6 jam 40 menit setiap malam, jauh dari kebutuhan minimum selama 7,5 jam yang diperlukan wanita yang sehat.ADVERTISEMENT
Michael Breus, Ph.D, dan Steven Lamm, M.D, dari tim peneliti lain, juga melakukan percobaan terhadap tujuh perempuan dengan bobot tubuh bervariasi. Ketujuh perempuan ini diminta untuk tidur sedikitnya 7,5 jam tiap malam. Para perempuan ini juga diminta untuk tidak melakukan latihan fisik atau diet sama sekali. Hal ini untuk melihat apakah turunnya berat badan memang merupakan efek dari tidur yang cukup. Hasilnya, dalam 10 minggu, perempuan berusia 25-35 tahun tersebut kehilangan berat badan 2,7 kg hingga 6,8 kg. Satu orang responden, Natasha Crawford (33), mengalami kesulitan untuk mengatur jadwal tidur akibat kesibukannya. Namun di akhir program, lingkar pinggang, dada, dan pinggulnya total berkurang 6,3 cm.
Namun apa sebenarnya hubungan antara tidur dan berat badan?
Tidur mengurangi hormon yang mengontrol nafsu makan, ngidam, dan metabolisme lemak. Jika Anda perhatikan, Anda akan makan lebih banyak saat tubuh merasa lelah. “Ketika wanita kekurangan tidur, kadar ghrelin meningkat. Inilah hormon yang membuat Anda ingin makan terus," ujar Breus, Direktur Klinis dari Divisi Tidur di Southwest Spine & Sport, Scottsdale, Arizona, dan penulis Beauty Sleep. "Sebaliknya, kadar leptin menurun, yaitu hormon yang akan meminta Anda berhenti makan ketika Anda kenyang."
Ketika kurang tidur, Anda tidak hanya ingin makan lebih, tetapi juga makan junk food lebih banyak. Tubuh kita akan menuntut karbohidrat untuk menambah energi dengan cepat.
"Saat tidur pulas, otak memproduksi hormon pertumbuhan dalam jumlah besar, yang meminta tubuh Anda untuk memecah lemak untuk tenaga. Jika kurang tidur yang nyenyak, dan ketika kalori disimpan sebagai lemak, tidak ada cukup hormon pertumbuhan untuk memecahnya. Tubuh Anda akan mengambil jalan pintas, dan menyimpannya di bokong, paha, perut, atau tempat mana pun yang biasa Anda lihat," papar Breus.
Lisa Braverman (34), yang total berkurang 4 kg dan 6,3 cm dari lingkar dada, pinggang, dan pinggulnya, mengatakan, "Perubahan tubuh saya benar-benar mengejutkan karena saya sama sekali tidak mengubah apa pun kecuali kebiasaan tidur. Saya makan seperti biasanya, dan olahraga dalam waktu yang sama, malah mungkin kurang karena saya harus tidur lebih cepat sekarang."
Mungkin Anda pun mengalami kesulitan mengatur jadwal tidur, mengingat kesibukan Anda. Namun ini kuncinya: jika Anda menganggap pengurangan berat badan dan hidup lebih sehat ini penting bagi Anda, maka jadikan hal ini prioritas sekarang juga!
Paling tidak sudah ada dua lusinan penelitian yang menunjukkan bahwa orang cenderung menambah berat badan jika tidur kurang. Sanjay Patel, M.D, dari Case Western Reserve University di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat, melakukan studi selama 16 tahun, melibatkan hampir 70.000 wanita. Sanjay dan timnya mendapati bahwa sekitar 30 persen wanita yang tidur lima jam atau kurang dalam semalam bobotnya cenderung naik menjadi 13,6 kg daripada yang tidur lebih lama. Bahkan, beberapa ahli meyakini bahwa kurang tidur adalah salah satu penyebab epidemi obesitas di negara tersebut. Menurut National Sleep Foundation, rata-rata wanita tidur 6 jam 40 menit setiap malam, jauh dari kebutuhan minimum selama 7,5 jam yang diperlukan wanita yang sehat.ADVERTISEMENT
Michael Breus, Ph.D, dan Steven Lamm, M.D, dari tim peneliti lain, juga melakukan percobaan terhadap tujuh perempuan dengan bobot tubuh bervariasi. Ketujuh perempuan ini diminta untuk tidur sedikitnya 7,5 jam tiap malam. Para perempuan ini juga diminta untuk tidak melakukan latihan fisik atau diet sama sekali. Hal ini untuk melihat apakah turunnya berat badan memang merupakan efek dari tidur yang cukup. Hasilnya, dalam 10 minggu, perempuan berusia 25-35 tahun tersebut kehilangan berat badan 2,7 kg hingga 6,8 kg. Satu orang responden, Natasha Crawford (33), mengalami kesulitan untuk mengatur jadwal tidur akibat kesibukannya. Namun di akhir program, lingkar pinggang, dada, dan pinggulnya total berkurang 6,3 cm.
Namun apa sebenarnya hubungan antara tidur dan berat badan?
Tidur mengurangi hormon yang mengontrol nafsu makan, ngidam, dan metabolisme lemak. Jika Anda perhatikan, Anda akan makan lebih banyak saat tubuh merasa lelah. “Ketika wanita kekurangan tidur, kadar ghrelin meningkat. Inilah hormon yang membuat Anda ingin makan terus," ujar Breus, Direktur Klinis dari Divisi Tidur di Southwest Spine & Sport, Scottsdale, Arizona, dan penulis Beauty Sleep. "Sebaliknya, kadar leptin menurun, yaitu hormon yang akan meminta Anda berhenti makan ketika Anda kenyang."
Ketika kurang tidur, Anda tidak hanya ingin makan lebih, tetapi juga makan junk food lebih banyak. Tubuh kita akan menuntut karbohidrat untuk menambah energi dengan cepat.
"Saat tidur pulas, otak memproduksi hormon pertumbuhan dalam jumlah besar, yang meminta tubuh Anda untuk memecah lemak untuk tenaga. Jika kurang tidur yang nyenyak, dan ketika kalori disimpan sebagai lemak, tidak ada cukup hormon pertumbuhan untuk memecahnya. Tubuh Anda akan mengambil jalan pintas, dan menyimpannya di bokong, paha, perut, atau tempat mana pun yang biasa Anda lihat," papar Breus.
Lisa Braverman (34), yang total berkurang 4 kg dan 6,3 cm dari lingkar dada, pinggang, dan pinggulnya, mengatakan, "Perubahan tubuh saya benar-benar mengejutkan karena saya sama sekali tidak mengubah apa pun kecuali kebiasaan tidur. Saya makan seperti biasanya, dan olahraga dalam waktu yang sama, malah mungkin kurang karena saya harus tidur lebih cepat sekarang."
Mungkin Anda pun mengalami kesulitan mengatur jadwal tidur, mengingat kesibukan Anda. Namun ini kuncinya: jika Anda menganggap pengurangan berat badan dan hidup lebih sehat ini penting bagi Anda, maka jadikan hal ini prioritas sekarang juga!
Minggu, 08 Februari 2009
Atasi Tumit Pecah-pecah
Menggunakan sepatu hak tinggi memang bisa membuat penampilan menjadi lebih mewah dan gaya. Namun, terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi dapat membawa efek tidak baik bagi tumit dan telapak kaki. Selain membuat kaki lelah, tekanan pada kaki yag diakibatkan sepatu hak tinggi, bisa membuat tumit pecah-pecah.
• Siapkan peralatan yang dibutuhkan: sikat bulu halus dan batu apung untuk menggosok tumit yang kasar, krim atau lotion, scrub dan foot bath, foot spray, handuk, dan air hangat.
• Gunakan baskom agak lebar untuk menyimpan air hangat. Rendam kaki sekitar 15 menit di dalam air hangat yang sudah diberi foot bath.
• Keluarkan kaki dari air hangat, balur dengan scrub di bagian tumit yang kasar agar menjadi lebih lembut. Cuci dengan air hangat.
• Gosok tumit dengan foot stick atau batu apung. Gosok tumit dengan sikat berbulu halus agar kotoran di kaki terangkat.
• Basuh kaki dengan air hangat, lalu keringkan dengan handuk.
• Beri krim atau lotion di sekitar kaki. Jika kaki terassa lelah, balurkan krim foot care di seluruh kaki hingga betis. Semprotkan foot spray agar kaki menjadi wangi dan segar.
Gejala, Penyebab, dan Penanganan Anemia
Anemia merupakan penyakit darah rendah yang tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, namun dapat terjadi pada anak dan bayi. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui bagaimana gejalanya, apa yang menjadi penyebab, dan bagaimana penanganannya.
Gejala anemia :
• Tidak ada gejala awal yang khas.
• Jika kadar Hb kurang dari 7 g/dl, seseorang akan mengalami pucat pada mata dan mulut.
• Mudah lelah.
• Memiliki nafas yang pendek.
• Memiliki kadar Hb yang rendah.
Penyebab anemia :
• Jika terjadi pada bayi, anemia dapat terjadi sebagai akibat bayi tersebut lahir prematur, atau bisa juga kembar.
• Tidak mendapat tambahan suplemen zat gizi. Umumnya banyak terjadi pada bayi cukup bulan atau prematur yang mendapatkan ASI ekslusif.
• Pada balita, anemia dapat terjadi akibat kurangnya gizi yang dikonsumsi, infeksi kronis seperti tuberkulosa, dan infeksi parasit seperti cacing tambang.
Anemia dapat ditangani dengan cara :
• Memperbaiki konsumsi gizi.
• Meningkatkan konsumsi makanan yangmengandung zat besi (Fe).
• Menghindari konsumsi makan yang menghambat masuknya zat besi dan nutrisi lainnya ke dalam tubuh. Contohnya saja, senyawa fitat yang terdapat dalam sayuran.
• Hindari transfusi darah jika kadar Hb kurang dari 6 g/dl, sedang menderita sakit berat, atau sedang akan menjalani operasi.
Gejala anemia :
• Tidak ada gejala awal yang khas.
• Jika kadar Hb kurang dari 7 g/dl, seseorang akan mengalami pucat pada mata dan mulut.
• Mudah lelah.
• Memiliki nafas yang pendek.
• Memiliki kadar Hb yang rendah.
Penyebab anemia :
• Jika terjadi pada bayi, anemia dapat terjadi sebagai akibat bayi tersebut lahir prematur, atau bisa juga kembar.
• Tidak mendapat tambahan suplemen zat gizi. Umumnya banyak terjadi pada bayi cukup bulan atau prematur yang mendapatkan ASI ekslusif.
• Pada balita, anemia dapat terjadi akibat kurangnya gizi yang dikonsumsi, infeksi kronis seperti tuberkulosa, dan infeksi parasit seperti cacing tambang.
Anemia dapat ditangani dengan cara :
• Memperbaiki konsumsi gizi.
• Meningkatkan konsumsi makanan yangmengandung zat besi (Fe).
• Menghindari konsumsi makan yang menghambat masuknya zat besi dan nutrisi lainnya ke dalam tubuh. Contohnya saja, senyawa fitat yang terdapat dalam sayuran.
• Hindari transfusi darah jika kadar Hb kurang dari 6 g/dl, sedang menderita sakit berat, atau sedang akan menjalani operasi.
Langganan:
Postingan (Atom)
